Tinjauan Lapangan Pendampingan Desa Wisata oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur

  • Feb 27, 2025
  • Maretha W.S

Ponorogo, 27 Februari 2025 – Dalam rangka meningkatkan kualitas dan pengelolaan destinasi wisata di tingkat desa, Bidang Destinasi Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur melaksanakan kegiatan Tinjauan Lapangan Pendampingan Desa Wisata di Kabupaten Ponorogo.

Kegiatan ini merupakan lanjutan dari program Pendampingan Desa Wisata Tahun 2025 yang sebelumnya digelar di Gedung Kesenian Padepokan Reog Ponorogo pada tanggal 25–26 Februari 2025. Tinjauan lapangan dilakukan untuk meninjau langsung kesiapan dan potensi desa wisata dalam pengembangan sektor pariwisata berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, tim dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur melakukan kunjungan ke dua lokasi, yaitu Desa Wisata Keluarga Jayandaru dan Goa Maria Klepu. Kedua destinasi tersebut dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi wisata unggulan daerah karena memadukan unsur alam, budaya, serta spiritualitas yang menarik bagi wisatawan.

Selama kegiatan berlangsung, tim pendamping memberikan arahan dan masukan terkait pengelolaan daya tarik wisata, peningkatan fasilitas (amenitas), penguatan kelembagaan pengelola, serta strategi promosi yang sesuai dengan karakteristik lokal. Pendampingan ini juga menekankan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan, keamanan pengunjung, serta pelibatan masyarakat dalam kegiatan pariwisata.

Kepala Bidang Destinasi Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur menyampaikan bahwa kegiatan tinjauan lapangan ini diharapkan mampu memberikan dorongan nyata bagi desa-desa wisata di Ponorogo untuk terus berkembang.

  “Kami ingin memastikan potensi wisata yang ada benar-benar dikelola secara berkelanjutan dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat tanpa meninggalkan nilai budaya serta kearifan lokal,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan Desa Wisata Jayandaru dan Goa Maria Klepu dapat menjadi contoh pengelolaan wisata berbasis masyarakat yang berdaya saing, ramah lingkungan, dan mampu mendukung kemajuan sektor pariwisata di Kabupaten Ponorogo, khususnya wilayah Kecamatan Slahung dan sekitarnya.