Dzikir Ghofilin di Slahung Berlangsung Khidmat, Ribuan Jamaah Hadir dengan Dukungan TNI-Polri dan Panitia Lapangan
- Apr 19, 2026
- Maretha W.S
SLAHUNG – Upaya memperkuat keimanan dan mempererat kebersamaan masyarakat kembali diwujudkan melalui kegiatan Dzikir Ghofilin yang digelar oleh Majelis Taklim Desa Slahung, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo, pada Minggu (19/4) petang. Kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap malam Senin Pahing ini bertempat di halaman kantor Desa Slahung dan dihadiri ribuan jamaah dari berbagai wilayah di Kecamatan Slahung.
Sejak sore hari, jamaah mulai berdatangan secara berkelompok maupun bersama keluarga. Tercatat, kehadiran peserta tidak hanya berasal dari Desa Slahung, tetapi juga meliputi 22 desa di wilayah kecamatan, sehingga area kegiatan dipadati jamaah yang mengikuti rangkaian acara dengan penuh antusias dan kekhusyukan.
Dzikir Ghofilin merupakan amalan wirid yang disusun oleh para ulama besar, di antaranya Gus Miek (KH. Hamim Jazuli), KH. Hamid Pasuruan, serta KH. Achmad Shiddiq. Amalan ini bertujuan untuk mengajak umat Islam senantiasa mengingat Allah SWT melalui dzikir dan sholawat sebagai jalan memperoleh ketenangan jiwa dan keberkahan hidup di dunia maupun akhirat.
Dalam kegiatan tersebut, turut hadir KH. Abdus Sami’ Hasyim selaku pengasuh Pondok Darul Huda Mayak Tonatan Ponorogo yang memberikan tausiyah dan bimbingan rohani kepada para jamaah. Dalam penyampaiannya, beliau mengajak masyarakat untuk terus istiqomah dalam berdzikir serta menjaga nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.
Kepala Desa Slahung, Sukirman, yang juga bertindak sebagai ketua panitia, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin yang memiliki tujuan mulia, yakni sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga. Ia menegaskan bahwa kegiatan keagamaan seperti ini menjadi bagian penting dalam membangun masyarakat yang religius dan harmonis.
“Melalui Dzikir Ghofilin ini, kami berharap masyarakat dapat merasakan ketenangan hati serta memperoleh keberkahan dalam kehidupan. Ini juga menjadi bentuk ikhtiar bersama dalam meraih ridha Allah SWT,” ungkap Sukirman.
Pelaksanaan kegiatan berjalan dengan tertib dan lancar berkat dukungan penuh dari panitia serta keterlibatan berbagai unsur. Jajaran aparat keamanan dari TNI dan Polri turut hadir untuk memastikan situasi tetap kondusif selama kegiatan berlangsung. Selain itu, tim lapangan yang melibatkan relawan dan pemuda setempat juga berperan aktif dalam mengatur jalannya acara, mulai dari penataan lokasi, pengaturan parkir, hingga membantu kelancaran jamaah.
Suasana khidmat terasa sepanjang acara, dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an, dzikir, dan sholawat yang menggema di seluruh area kegiatan. Para jamaah mengikuti setiap rangkaian dengan penuh kekhusyukan, menciptakan nuansa religius yang menenangkan dan memperkuat kebersamaan.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana ibadah, tetapi juga momentum penting dalam mempererat persatuan dan solidaritas masyarakat. Tingginya partisipasi jamaah menunjukkan bahwa kegiatan keagamaan seperti Dzikir Ghofilin memiliki peran strategis dalam membangun kehidupan sosial yang rukun dan damai.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini secara rutin, diharapkan nilai-nilai spiritual dapat terus tumbuh dan menjadi fondasi kuat dalam kehidupan masyarakat. Pemerintah desa bersama seluruh elemen masyarakat berkomitmen untuk terus menjaga dan mengembangkan kegiatan positif seperti ini demi terciptanya lingkungan yang religius, aman, dan harmonis.