Reaktivasi Jalur Kereta Madiun–Slahung, Warga dan Pemerintah Desa Sambut Positif
- Oct 11, 2025
- Maretha W.S
Slahung, Sabtu, 11 Oktober 2025
Rencana pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan Republik Indonesia untuk mengaktifkan kembali jalur kereta api Madiun–Slahung mendapat sambutan positif dari masyarakat dan pemerintah daerah, termasuk Pemerintah Desa Slahung. Jalur yang telah berhenti beroperasi sejak tahun 1984 ini kini masuk dalam program prioritas nasional tahun 2025 sebagai bagian dari upaya meningkatkan konektivitas antarwilayah di Jawa Timur.
Proyek reaktivasi ini dilaksanakan oleh Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Jawa Timur bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Ponorogo, dengan tujuan menghidupkan kembali akses transportasi publik, memperlancar mobilitas ekonomi warga, serta mendukung potensi wisata dan UMKM pedesaan.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, menyampaikan dukungannya sekaligus mengingatkan agar proses sosial dan penataan lahan warga dilakukan secara humanis.
“Kami mendukung penuh program ini. Namun, penataan lahan dan komunikasi dengan warga harus dilakukan dengan cara yang baik agar tidak menimbulkan konflik,” ujarnya dalam keterangannya, Rabu (8/10/2025).
Dari sisi lokasi, jalur ini akan melintasi wilayah Kecamatan Slahung, termasuk Desa Slahung yang dulunya menjadi titik pemberhentian penting. Pemerintah saat ini sedang melakukan pendataan aset dan pemetaan jalur lama sebagai langkah awal sebelum tahap pembangunan fisik dimulai.
Sementara itu, Pemerintah Desa Slahung melalui Kepala Desa menyampaikan kesiapan mendukung program nasional tersebut. Pemerintah desa menilai reaktivasi jalur kereta tidak hanya akan mempermudah akses transportasi warga, tetapi juga membuka peluang baru di sektor ekonomi, UMKM, dan pariwisata lokal.
“Kami siap berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan kabupaten. Warga Slahung berharap jalur kereta ini benar-benar menjadi penggerak kemajuan desa,” ujar Kepala Desa Slahung.
Dengan dukungan masyarakat, pemerintah desa, dan pihak terkait, reaktivasi jalur Madiun–Slahung diharapkan menjadi momentum kebangkitan transportasi dan ekonomi wilayah selatan Ponorogo. Semangat gotong royong dan kerja sama diharapkan menjadi kunci utama menuju pembangunan yang berkelanjutan.