Air Kehidupan Menyapa Lereng Slahung: Sinergi Kodim dan Warga Hadirkan Akses Air Bersih di Dukuh Gembes dan Desa Duri
- Jun 12, 2024
- Maretha W.S
Slahung, Ponorogo — Pada Rabu (12 Juni 2024), suasana hangat terasa di lereng Kecamatan Slahung. Ratusan warga bersama jajaran Kodim 0802/Ponorogo bergotong-royong melanjutkan pekerjaan pembuatan sumur bor dan pipanisasi di wilayah Koramil Tipe B 0802/10 Slahung. Program yang dipimpin langsung oleh Dandim 0802/Ponorogo Letkol Inf Dwi Soerjono ini menjadi wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat yang selama ini kesulitan mendapatkan air bersih, terutama di daerah perbukitan seperti Desa Duri dan Dukuh Gembes, Desa Persiapan Argo Mulyo.
Dalam peninjauan lapangan, Dandim menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen TNI dalam mendukung kesejahteraan masyarakat di wilayah teritorialnya. “Sudah menjadi komitmen kami untuk berbuat yang terbaik bagi masyarakat, terutama dalam pemenuhan kebutuhan air bersih. Kami berharap sumur bor dan pipanisasi ini benar-benar membantu warga dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari,” ujarnya di sela kegiatan peninjauan.
Pekerjaan lapangan dimulai sejak 11 Juni 2024, dengan melibatkan masyarakat dan perangkat desa. Di Desa Duri, pengeboran dilakukan hingga kedalaman 120 meter, menggunakan pipa HDPE PN 16 dan PN 10 untuk menyalurkan air menuju tandon sejauh ±1.200 meter. Program ini melayani 126 jiwa yang sebelumnya harus menempuh jarak jauh demi mendapatkan air.
Sementara itu, di Dukuh Gembes, Desa Persiapan Argo Mulyo, pipanisasi dilakukan dari mata air menuju tandon sejauh ±300 meter, lalu disalurkan ke rumah-rumah warga sejauh ±1.200 meter, mencakup 459 jiwa dari empat RT. Kondisi geografis Slahung yang berupa perbukitan menjadikan proyek ini sangat penting bagi keberlangsungan hidup masyarakat. Air yang kini mengalir ke permukiman warga menjadi simbol perubahan dan harapan baru bagi desa di lereng selatan Ponorogo tersebut.
Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada penyediaan air bersih untuk kebutuhan rumah tangga, tetapi juga membuka peluang bagi warga untuk memanfaatkan air guna mendukung sektor pertanian dan peternakan kecil. Pemerintah desa menilai program ini sejalan dengan visi pembangunan desa berbasis kesejahteraan dan kemandirian masyarakat.
“Air bersih ini memberi harapan baru bagi kami. Sekarang tidak perlu berjalan jauh lagi untuk mengambil air, dan kami bisa menanam sayur di pekarangan dengan lebih mudah,”
ujar salah satu warga Dukuh Gembes dengan senyum lega.
Pelaksanaan proyek berlangsung dengan semangat gotong royong. Warga membantu penggalian jalur pipa, sementara personel TNI memastikan standar teknis pengeboran dan instalasi sesuai perencanaan. Kombinasi antara teknologi modern dan kerja sama masyarakat inilah yang menjadikan proyek sumur bor dan pipanisasi di Slahung berjalan sukses.
Selain Slahung, peninjauan serupa juga dilakukan di wilayah Koramil Tipe B 0802/12 Ngrayun dan Koramil Tipe B 0802/20 Jambon, menunjukkan bahwa program ini dilaksanakan secara menyeluruh untuk wilayah Ponorogo bagian selatan yang kerap mengalami kekeringan.
Program ini menjadi bukti nyata bagaimana sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat dapat menghadirkan perubahan besar bagi kehidupan warga. Air bukan hanya mengalir ke rumah-rumah, tetapi juga mengalirkan semangat baru menuju desa yang lebih tangguh, sehat, dan sejahtera.